Marak Selebgram Buat Konten Judi Online, Kemenkominfo Dorong Pembentukan Dewan Sosial Media

JakartaMenteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyatakan pemerintah tengah mengkaji konsep Dewan Sosial Media (DSM) untuk mengatur konten dan perilaku di media sosial. Menurutnya, DSM harus melibatkan seluruh unsur masyarakat, termasuk memastikan platform media sosial digunakan secara bertanggung jawab.

Sudah banyak kasus terjadi, di mana masyarakat terjerat judi online, hingga pinjol, karena terbuai atas unggahan selebgram yang ternyata itu setting-an,” ujarnya.

Selain itu, Menkominfo menekankan situs penipuan atau pinjol ilegal tidak memiliki tempat di ekosistem digital Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan pemutusan akses terhadap situs atau aplikasi tersebut sesuai peraturan perundang-undangan.

“Jika situs penipuan/pinjol (pinjaman online) ilegal akan melakukan pendaftaran, para pengelolanya wajib untuk menghapus dan/atau menghilangkan fitur dan konten yang melanggar peraturan perundang-undangan,” tegas Budi saat berdialog di Forum Merdeka Barat 9 (FMB9): “Melawan Kejahatan Keuangan Berbasis Digital”, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (21/8/2023).

Baik judi online dan pinjol, jelas Budi Arie, merupakan ‘lingkaran setan’. Pada akhirnya, aktivitas tersebut akan berujung pada kriminalitas.

Mereka yang terjerat judi online, pada akhirnya akan lari meminjam uang ke pinjol. Berikutnya, kebutuhan untuk memenuhi aktivitas akan membuat seseorang melakukan tindakan seperti pembunuhan.

“Awalnya dari judi online, karena uangnya sudah habis, maka dia akan lari ke pinjol karena syaratnya mudah dan cepat cair. Ujungnya bisa tindakan kriminal seperti kasus pembunuhan mahasiswa UI (Universitas Indonesia),” jelasnya.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *